Hadapi Tantangan Perjalanan ke Timur Tengah, Christ Maharani Ingatkan Pentingnya Kesiapan Travel

Hadapi Tantangan Perjalanan ke Timur Tengah, Christ Maharani Ingatkan Pentingnya Kesiapan Travel

Jakarta (Kabar Patriot.com) Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dapat memberikan dampak terhadap perjalanan ibadah umrah dan haji, mulai dari perubahan jadwal penerbangan hingga pembatalan perjalanan. Kondisi tersebut menuntut penyelenggara perjalanan untuk memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang berada di luar rencana.

Direktur PT Al Aqsha Jisru Dakwah sekaligus Direktur PT Edipeni Travel, Christ Maharani Handayani, mengungkapkan bahwa perjalanan yang ditangani pihaknya pernah terdampak pembatalan dan penundaan akibat kendala perjalanan. Dalam salah satu kejadian, jemaah yang dilayani mengalami pembatalan perjalanan dan harus menghadapi perubahan rencana. Pada kejadian lainnya, penerbangan mengalami keterlambatan sekitar enam jam.

Menurut Christ, situasi seperti itu bukan hanya menyangkut perubahan jadwal, tetapi juga dapat menimbulkan kebutuhan tambahan bagi jemaah, seperti pengaturan waktu transit, akomodasi, dan kebutuhan selama menunggu keberangkatan lanjutan. Ia menilai, penyelenggara perjalanan perlu memberikan informasi secara jelas kepada jemaah apabila terjadi perubahan rencana. Komunikasi yang baik dibutuhkan agar jemaah mengetahui situasi yang sedang dihadapi serta langkah penanganan yang dapat dilakukan.

Christ berharap kondisi keamanan di Timur Tengah semakin membaik sehingga perjalanan ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Namun, ia juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi kemungkinan yang tidak dapat diprediksi.

“Pengalaman menghadapi gangguan perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan travel membutuhkan perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, dan perhatian terhadap kebutuhan jemaah, terutama ketika terjadi situasi darurat atau perubahan jadwal yang tidak terduga,” ucapnya saat ditemui wartawan dalam kegiatan sosialisasi tabungan haji yang diikuti sekitar 50 peserta di Swiss Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, (17/10/2026), kemarin. (rio/art/adv)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *