Satu Tujuan, Satu Langkah, Satu KADIN: Perjalanan dan Gagasan Sulhajji Jompa untuk Kabupaten Bogor

Dr. Ir. Sulhajji Jompa, M.Sc merupakan sosok yang memiliki perpaduan pengalaman yang lengkap sebagai akademisi, birokrat, peneliti, perencana pembangunan, pengusaha, sekaligus aktivis sosial kemasyarakatan. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat serta pengalaman panjang dalam pemerintahan dan dunia usaha, Sulhajji dikenal sebagai figur yang aktif mendorong pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, penguatan pendidikan, serta pengembangan dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, 54 tahun yang lalu, Sulhajji tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religius dan menjunjung tinggi nilai pendidikan. Sejak masa sekolah, ia dikenal sebagai siswa berprestasi dan kerap meraih penghargaan akademik. Semangat belajar yang tinggi mengantarkannya melanjutkan pendidikan di Jurusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin. Pada masa kuliahnya, Sulhajji termasuk dalam program percepatan insinyur yang saat itu menjadi salah satu program unggulan yang digagas oleh Menteri Riset dan Teknologi, B.J. Habibie.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan meraih gelar Insinyur, Sulhajji memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 1993 di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di bawah Kementerian Riset dan Teknologi. Di lembaga tersebut, ia berkiprah sebagai peneliti dan terlibat dalam berbagai program pengembangan teknologi serta inovasi nasional. Pada tahun yang sama, Sulhajji juga menikah dengan seorang putri daerah asal Puraseda, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, yang hingga kini setia mendampingi perjalanan hidup dan pengabdiannya.

Keinginannya untuk terus mengembangkan kapasitas diri mendorong Sulhajji melanjutkan studi magister di bidang Material Maju di Universitas Indonesia. Tidak berhenti sampai di sana, ia kemudian meraih gelar Doktor dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Kombinasi pendidikan teknik, sains, dan pengelolaan sumber daya alam tersebut menjadi fondasi kuat dalam berbagai peran yang dijalaninya hingga saat ini.

Selama berkarier sebagai ASN, Sulhajji tidak hanya aktif sebagai peneliti. Ia juga mengikuti program pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh Bappenas hingga memperoleh kualifikasi sebagai Ahli Perencana Pembangunan. Melalui kapasitas tersebut, ia terlibat dalam berbagai program pendampingan dan perencanaan pembangunan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Pengalaman ini memberinya pemahaman yang luas mengenai tata kelola pembangunan daerah, kebijakan publik, serta strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di bidang pendidikan tinggi, Sulhajji juga memiliki rekam jejak yang panjang. Selama kurang lebih sepuluh tahun, ia dipercaya menjadi Tim Ahli Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), salah satu program unggulan nasional yang bertujuan menumbuhkan budaya inovasi dan penelitian di kalangan mahasiswa. Hingga saat ini, berbekal pengalaman akademik dan praktik yang dimilikinya, Sulhajji masih aktif sebagai dosen praktisi dan narasumber di berbagai forum pendidikan maupun pembangunan.

Dedikasinya selama lebih dari dua dekade sebagai ASN mendapat apresiasi dari negara melalui penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia. Selain itu, pada tahun 2015–2016 ia juga pernah dipercaya menjadi Staf Pribadi Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Indroyono Soesilo, sebuah amanah yang semakin memperluas pengalaman dan jejaringnya di tingkat nasional.

Pada tahun 2016, Sulhajji mengambil keputusan besar dalam hidupnya dengan mengundurkan diri dari status ASN dan memilih terjun ke dunia wirausaha. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang semakin mendekatkannya dengan masyarakat. Melalui berbagai usaha yang dibangun di bidang perjalanan wisata (travel), properti, pendidikan, dan restoran, Sulhajji tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Di luar aktivitas profesional dan bisnis, Sulhajji dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial, pendidikan, kepemudaan, dan dunia usaha. Ia pernah memimpin Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kabupaten Bogor dan berkontribusi sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan sektor pariwisata daerah. Dalam lima tahun terakhir, perhatiannya banyak tercurah pada penguatan pendidikan anak usia dini melalui keterlibatannya di Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pembentukan generasi masa depan yang berkualitas.

Di bidang kepemudaan, Sulhajji juga aktif berkontribusi dalam berbagai organisasi seperti Pemuda Pancasila, FKPPI, dan KNPI. Melalui organisasi-organisasi tersebut, ia konsisten mendorong peningkatan kapasitas generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan yang produktif dan berdaya saing.

Saat ini, Sulhajji menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Bogor, sebuah organisasi yang mendorong keterlibatan dunia usaha dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui program-program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.

Sulhajji juga aktif di KADIN Kabupaten Bogor sebagai Wakil Ketua Bidang Vokasi dan Sertifikasi. Dalam peran tersebut, ia berupaya menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penguatan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Dengan perpaduan pengalaman sebagai peneliti, perencana pembangunan, akademisi, pengusaha, dan aktivis organisasi, Sulhajji dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, terbuka terhadap kolaborasi, serta memiliki komitmen kuat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Baginya, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan untuk kemajuan daerah, dunia usaha, dan generasi mendatang.

Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
Berbekal pengalaman sebagai birokrat, akademisi, perencana pembangunan, pengusaha, dan aktivis organisasi, Sulhajji saat ini mencalonkan diri sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bogor dengan mengusung visi:
“Bersatu dalam Sinergi, Bertumbuh dalam Kolaborasi untuk mewujudkan KADIN Kabupaten Bogor yang kuat, profesional, inovatif, dan berdaya saing dalam mendorong kemajuan dunia usaha serta pembangunan ekonomi daerah.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, Sulhajji menawarkan empat misi utama:
1.Memperkuat Persatuan dan Kebersamaan Anggota KADIN
a.Membangun komunikasi yang harmonis antaranggota.
b.Menjadikan KADIN sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha.
c.Mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan.
2.Membangun Sinergi dan Kolaborasi yang Produktif
a.Memperkuat kerja sama antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan komunitas.
b.Menciptakan program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.
c.Menjadi jembatan antara kepentingan dunia usaha dan kebijakan daerah.
3.Mendorong Pertumbuhan dan Inovasi Usaha
a.Mendukung pengembangan UMKM dan pelaku usaha lokal.
b.Memfasilitasi peningkatan kapasitas bisnis melalui pelatihan dan pendampingan.
c.Mendorong transformasi digital dan inovasi usaha.
4.Meningkatkan Daya Saing Dunia Usaha Kabupaten Bogor
a.Mendorong sertifikasi dan peningkatan kompetensi pelaku usaha.
b.Memperluas akses pasar dan peluang investasi.
c.Menguatkan standar mutu dan keberlanjutan usaha.

Dengan tagline “Satu Tujuan, Satu Langkah, Satu KADIN”, Sulhajji berkomitmen menjadikan KADIN Kabupaten Bogor sebagai organisasi yang inklusif, kolaboratif, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *